Hitung cicilan dan total biaya pinjaman bisnis Anda dengan akurat
Business loan atau pinjaman bisnis adalah sejumlah uang yang dipinjamkan oleh lembaga keuangan kepada perusahaan. Bisnis yang meminjam diharapkan untuk membayar kembali jumlah tersebut beserta bunga yang telah disepakati selama periode tertentu.
Pinjaman bisnis adalah lifeline bagi banyak perusahaan, membantu menutupi biaya seperti:
Kalkulator ini membantu Anda mengestimasi pembayaran bulanan dan total biaya pinjaman, sehingga Anda dapat merencanakan keuangan dengan efektif dan memahami implikasi jangka panjang dari keputusan peminjaman Anda.
Hitung cicilan dari suku bunga
Hitung dari APR saja
Hitung APR dari cicilan
Pinjaman bisnis hadir dalam berbagai bentuk, masing-masing dirancang untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang berbeda:
Pinjaman dengan jumlah tetap yang dibayar kembali dalam periode tertentu dengan cicilan regular. Cocok untuk investasi jangka panjang.
Kredit Modal Kerja dengan limit tertentu yang bisa digunakan sesuai kebutuhan. Hanya bayar bunga dari yang digunakan.
Pinjaman khusus untuk pembelian peralatan atau mesin bisnis. Equipment menjadi collateral untuk pinjaman.
Pinjaman berdasarkan invoice yang belum dibayar. Cocok untuk bisnis dengan cash flow yang tertunda.
Pinjaman khusus untuk bisnis baru yang belum memiliki track record. Biasanya memerlukan business plan yang kuat.
Di AS, pinjaman dengan jaminan pemerintah. Di Indonesia, ada program KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang serupa.
Definisikan dengan jelas mengapa Anda membutuhkan pinjaman. Tujuan akan memandu Anda dalam memilih jenis pinjaman yang tepat dan menentukan jumlah yang dibutuhkan.
Evaluasi dengan cermat berapa banyak yang Anda butuhkan. Over-borrowing dapat menyebabkan utang yang tidak perlu, sementara under-borrowing mungkin tidak memenuhi kebutuhan finansial Anda.
Pertahankan credit score bisnis yang kuat. Lenders sering mempertimbangkan ini saat menyetujui aplikasi pinjaman. Credit score yang baik juga menghasilkan suku bunga yang lebih rendah.
Evaluasi kondisi keuangan bisnis Anda untuk memastikan bahwa Anda mampu membayar kembali pinjaman secara tepat waktu. Hitung cash flow dan pastikan cicilan tidak memberatkan operasional.
Pertimbangkan jangka waktu pinjaman dan suku bunga terkait. Faktor-faktor ini akan mempengaruhi pembayaran bulanan Anda dan total biaya pinjaman.
Pertimbangkan persyaratan collateral (jaminan), biaya pinjaman tambahan, dan reputasi lender. Jangan hanya fokus pada suku bunga - lihat keseluruhan paket pinjaman.
Tingkat bunga tahunan yang dikenakan pada pinjaman. Ini adalah faktor vital saat mempertimbangkan pinjaman cicilan.
Biaya pinjaman tahunan sebagai persentase dari pinjaman. APR mencakup suku bunga PLUS biaya tambahan yang melekat pada pinjaman, sehingga memberikan gambaran biaya yang lebih lengkap.
Ini adalah principal atau jumlah pinjaman, dari mana beberapa lender mungkin mengurangi biaya-biaya tertentu.
Frekuensi di mana bunga dihitung. Biasanya bulanan, tetapi bisa juga kuartalan atau tahunan.
Durasi untuk pembayaran kembali pinjaman, termasuk semua biaya terkait. Semakin panjang term, semakin rendah cicilan bulanan, tetapi total bunga yang dibayar lebih besar.
Biaya yang menutupi biaya pemrosesan pinjaman. Bisa dibayar dari jumlah pinjaman, dimasukkan ke dalam pinjaman, atau dibayar dari kantong sendiri. Biasanya 1-8% dari jumlah pinjaman.
Prepaid Fee: Biaya yang dibayar di muka atau saat pinjaman diterbitkan. Mereka meningkatkan APR, tetapi bunga tidak dikenakan pada mereka.
Loaned Fee: Biaya ini dimasukkan ke dalam jumlah pinjaman, dan bunga biasanya dikenakan pada mereka.
Proses pembayaran pinjaman secara bertahap melalui pembayaran regular. Setiap pembayaran mencakup bunga dan pokok, dengan proporsi yang berubah seiring waktu - di awal lebih banyak bunga, di akhir lebih banyak pokok.
Secured loan memerlukan collateral (jaminan seperti properti atau aset); Unsecured loan tidak memerlukan collateral, tetapi biasanya memiliki suku bunga lebih tinggi karena risiko yang lebih besar bagi lender.
Ya, sebagian besar lender memungkinkan pelunasan lebih awal. Namun, penting untuk memverifikasi apakah ada biaya pelunasan dini (prepayment penalty) dengan membaca syarat dan ketentuan dengan cermat.
Jika origination fee adalah 2%, maka biayanya adalah Rp 2.000.000. Anda dapat menghitung ini dengan mengalikan jumlah pinjaman dengan persentase origination fee yang dikenakan.
Untuk simple interest loan, Anda dapat menghitungnya dalam 4 langkah:
1. Hitung jumlah pinjaman
2. Pahami suku bunga tahunan
3. Tentukan jangka waktu pinjaman dalam tahun
4. Gunakan formula: Total Bunga = Jumlah Pinjaman × Suku Bunga Tahunan × Jangka Waktu
Tim Finologi siap membantu Anda menemukan solusi pembiayaan terbaik untuk bisnis Anda.
Hubungi Kami