Hitung Harga Pokok Penjualan (HPP) bisnis Anda dengan akurat
Cost of Goods Sold (COGS) atau dalam Bahasa Indonesia disebut Harga Pokok Penjualan (HPP) adalah metrik finansial yang merepresentasikan biaya langsung yang dikeluarkan dalam memproduksi barang yang dijual oleh perusahaan.
COGS mencakup semua pengeluaran yang langsung terkait dengan proses produksi, memberikan gambaran yang jelas tentang biaya yang terlibat dalam membawa produk ke pasar.
Biaya material yang digunakan dalam proses manufaktur atau produksi barang.
Gaji dan upah yang dibayarkan kepada karyawan dan pekerja yang terlibat langsung dalam produksi.
Biaya tidak langsung terkait produksi: utilitas, depresiasi, maintenance, dll.
Mari kita lihat contoh perhitungan COGS untuk perusahaan fiktif Delta Technologies:
Delta Technologies menghabiskan Rp 27.000.000 untuk memproduksi barang yang dijual selama periode tersebut. Ini adalah biaya langsung produksi yang akan dikurangkan dari revenue untuk menghitung gross profit.
COGS digunakan untuk menghitung Gross Profit (Laba Kotor). Dengan menganalisis profit perusahaan, Anda dapat mengetahui kesehatan finansial dan efisiensi operasional. COGS yang lebih rendah biasanya berarti profitabilitas lebih tinggi dan efisiensi operasional yang lebih baik.
Untuk menetapkan harga produk secara strategis, Anda perlu mengetahui biaya yang terkait dengan produksinya. Di sinilah COGS berperan. Memahami perhitungan COGS akan membantu Anda dan bisnis Anda untuk mempertahankan daya saing di pasar sambil memastikan keberlanjutan finansial.
Level inventory sangat penting. Ketika terlalu rendah, bisnis akan gagal memanfaatkan peluang pasar. Ketika terlalu tinggi, akan menimbulkan biaya ekstra untuk menyimpan dan memeliharanya. COGS dapat memberikan wawasan tentang level inventory bisnis Anda.
COGS adalah komponen krusial dalam laporan laba rugi (income statement). Ini mempengaruhi perhitungan gross profit, operating profit, dan net profit - semua metrik penting untuk stakeholder dan investor.
Anda dapat menghitung COGS dalam 4 langkah:
1. Hitung inventory awal
2. Tentukan pembelian selama periode
3. Hitung inventory akhir
4. Gunakan formula: COGS = Inventory Awal + Pembelian - Inventory Akhir
COGS adalah Rp 500.000. Perhitungan: COGS = Rp 1.000.000 + Rp 500.000 - Rp 1.000.000 = Rp 500.000
COGS mencakup beberapa komponen: bahan baku (raw materials), tenaga kerja langsung (direct labor), dan overhead manufaktur yang langsung terkait dengan produksi barang.
Tidak, COGS tidak bisa negatif. COGS mewakili biaya aktual yang dikeluarkan untuk memproduksi dan menjual barang, jadi selalu harus bernilai positif atau nol. COGS negatif mengindikasikan kesalahan dalam perhitungan atau pencatatan inventory.
Tim Finologi siap membantu Anda mengoptimalkan COGS dan meningkatkan profitabilitas bisnis.
Konsultasi Sekarang